Apakah Cacar Air Adalah Penyakit yang Menular? Begini Penjelasan dan Pencegahannya
Cacar Air | Foto : Berbagai Sumber 

Ruqyah Cirebon - Cacar air, atau disebut juga chickenpox dalam bahasa Inggris, adalah penyakit kulit yang disebabkan virus varicella-zoster. Penyakit ini menyerang anak-anak, namun juga bisa terjadi pada remaja dan orang dewasa. Pertanyaan umum yang sering muncul adalah apakah cacar air menular? Artikel ini akan memberikan penjelasan tentang sifat menular cacar air serta langkah-langkah pencegahannya.

Gejala Cacar Air


Gejala cacar air biasanya akan segera muncul dalam rentang waktu 10-21 hari setelah terpapar virus varicella-zoster. Gejala awal dari penyakit cacar air ini juga seringkali mirip dengan flu, seperti demam, kelelahan, dan sakit kepala. Setelah itu, akan muncul ruam merah muda atau bintik-bintik kecil yang gatal di seluruh tubuh. Bintik-bintik ini kemudian akan berkembang menjadi lepuhan yang berisi cairan. Lepuhan ini akan pecah dan mulai membentuk kerak sebelum sembuh sepenuhnya.

Bagaimana Cacar Air Ditularkan


Cacar air adalah salah satu penyakit yang sangat menular dan disebabkan oleh Varicella zoster (VZV). Penyakit ini terutama menular dari penderita cacar yang belum pernah mendapat vaksinasi ke orang lain yang belum pernah tertular virus tersebut. Hampir 90% orang yang tidak memiliki kekebalan terhadap cacar air dan dekat dengan penderita akan tertular penyakit ini. Perlu diketahui, seseorang yang menderita cacar air dapat menularkan penyakitnya pada 1 hingga 2 hari sebelum ruam muncul. 

Hingga seluruh lesi atau lepuh cacar air pecah dan menjadi berkerak. Jika orang yang sudah divaksin terkena penyakit ini, mereka masih bisa menularkannya. Mereka mungkin tidak mengembangkan lesi yang tidak membentuk kerak. Mereka masih akan tetap menular sampai tidak ada lesi baru yang muncul selama 24 jam. Cacar air ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kontak langsung dengan lepuh, air liur, atau lendir. Virus ini juga bisa menular melalui udara melalui batuk dan bersin.

Cara Mencegah Penularan Cacar Air


Meskipun cacar air menular, ada beberapa langkah yang bisa diambil untuk mencegah penularan:

Vaksinasi


Vaksin varisela-zoster merupakan salah satu cara terbaik yang bisa dilakukan untuk mencegah infeksi cacar air. Vaksin ini efektif dalam mencegah cacar air atau mengurangi keparahan gejalanya jika seseorang terinfeksi. Vaksin ini biasanya diberikan kepada anak-anak pada usia tertentu dan juga disarankan untuk orang dewasa yang belum pernah terinfeksi atau divaksinasi pada sebelumnya.

Menghindari Kontak dengan Orang yang Terinfeksi


Jika Anda atau anak belum divaksinasi dan terpapar dengan seseorang yang terinfeksi cacar air, hindarilah kontak dengan orang tersebut. Jangan berbagi pakaian, handuk, atau barang-barang pribadi lainnya. Selain itu, hindari kontak langsung dengan cairan dari lepuhan cacar air yang pecah.

Menjaga Kebersihan Tangan


Cuci tangan secara teratur dengan sabun dan air mengalir adalah cara yang efektif untuk mencegah penularan infeksi, termasuk cacar air. Selalu cuci tangan sebelum makan, setelah menggunakan toilet, atau setelah kontak dengan orang yang terinfeksi cacar air.

Menghindari Tempat Ramai saat Terinfeksi


Jika Anda atau anak Anda terinfeksi cacar air, maka segera hindari berada di tempat-tempat yang ramai seperti sekolah atau tempat kerja sampai semua lepuhan cacar air mengering dan keraknya terlepas. Hal yang satu ini akan sangat membantu mengurangi risiko penularan kepada orang lain.

Menutup Mulut dan Hidung Pada saat Melakukan Bersin atau Batuk


Jika Anda atau anak Anda terinfeksi cacar air, selalu tutup mulut dan hidung pada saat bersin atau batuk dengan cara menggunakan tisu atau siku bagian dalam. Langkah yang satu ini tentunya akan sangat membantu dalam mencegah penyebaran virus ke udara dan permukaan di sekitar Anda.

Menjaga Kebersihan Lingkungan


Membersihkan dan mendisinfeksi permukaan yang sering disentuh seperti pegangan pintu, remote control, atau mainan anak secara teratur dapat membantu mengurangi risiko penularan cacar air.

Bagi penderita cacar air, penting untuk tetap istirahat hingga cacar mengering dan membentuk kerak agar penyakit ini tidak menular, terutama kepada orang lain yang belum menderita cacar. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa cacar air merupakan penyakit kulit yang mudah menular, baik melalui kontak langsung dengan lepuh pada kulit penderitanya, atau melalui berbagai cara lainnya.

Kesimpulan


Cacar air ini sendiri adalah salah satu penyakit yang sangat menular yang disebabkan oleh adanya virus varicella-zoster. Meskipun penularannya sangat mudah, namun langkah-langkah pencegahan seperti vaksinasi, menjaga kebersihan tangan, dan menghindari kontak dengan orang yang terinfeksi dapat membantu mencegah penyebaran penyakit yang satu ini agar tidak menular. 

Jika Anda atau anak terinfeksi cacar air, penting untuk mengambil langkah untuk mengisolasi diri dan mencegah penularan kepada orang lain. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter atau petugas kesehatan jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran tentang cacar air.

Demikian ulasan tentang cacar air seperti yang dilansir alexistogel, semoga bermanfaat.