KESALAHPAHAMAN TENTANG RUQYAH YANG TELAH MENYEBAR - Ruqyah Di Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan

KESALAHPAHAMAN TENTANG RUQYAH YANG TELAH MENYEBAR

KESALAHPAHAMAN TENTANG RUQYAH YANG TELAH MENYEBAR


Ruqyah merupakan suatu pengobatan yang di bacakan oleh peruqyah yang bernarasuber dari ayat-ayat suci al-qur'an dan hadits yang telah di ajarkan Nabi Muhammad Salallahu 'alaihi wassalam. Ruqyah dapat di lakukan dengan membaca ayat-ayat suci Al-qur'an dan doa-doa yang berasal dari hadits shaih.


Terkait dalam terapi ruqyah, perlu kita benarkan, ini merupakan suatu pembahasan kita yang sangat penting.


Ruqyah Tidak Hanya Mengobati Non Medis 


Mungkin masyarakat di Indonesia yang mengganggap ruqyah adalah suatu terapi pengobatan non medis akibat terkena gangguan-gangguan jin dan sihir, namun anggapan yang seperti ini tidak di benarkan.


Perlu kita ketahui yang telah di riwayatkan bukhari dan Abu said al-qudri ketika sahabat Nabi sallahu'alaihi wassalam, yang mendatangi suatu kampung dan beliau meruqyah penduduk kampung yang terkena sengatan hewan kalajengking cukup dengan membaca Al-Fatihah. Cara seperti ini merupakan saran dari Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wassalam, tentunya ruqyah ini sangatlah bermanfaat untuk menyembuhkan berbagai penyakit. karena sengatan kalajengking bukanlah penyakit yang di sebabkan oleh jin.


Ada juga cara Rasulullah dan Aisyah radiyallahu 'anhu Ketika Nabi Muhammad sakit sebelum menjelang akhir kehidupan beliau, Aisyah pun berkata: ''Sesungguhnya Nabi Muhammad meniupkan telapak tangan dengan bacaan mu'awwidzatain yaitu Qs Al-Falaq dan An-Naas. ketika beliau sakit dan beliau meninggal dunia. keadaan beliau sudah lemah, maka aku hanya meniupkan ayat mu'awwidzatain untuknya dan aku pun mengusap mengguanakn tangan Rasulullah, untuk mengharapakn berkahnya..'' (HR. BUKHARI).


Dalam hadits ini telah menunjukan bahwa ruqyah bukan hanya untuk gangguan jin namun ruqyah dapat mengobati penyakit fisik, jika ada seseorang yang mengatakan ruqyah untuk pengobatan karena gangguan jin ini anggapan yang tidak benar.



Selalu Menyangkut Pautakan Penyakit Medis Dengan Gangguan Jin, Sehingga Tidak Di Butuhkannya Pengobatan Medis 


Walaupun seperti ini, tentunya bagi peruqyah tidak boleh langsung memvonis hasil diagnosa bahwa yang di alami pasien merupakan penyebab gangguan jin dan sihir, apa pun yang di deritanya. Sehingga pasien tersebut hanya terfokus dalam pengobatan terapi ruqyah tanpa membutukan pengobatan medis lainnya.

Ini merupakan kesalahan peruqyah dan memvonis yang sangat berlebihan. Sebagai contoh operasi kanker otak yang di sebabkan oleh gangguan jin.maka peruqyah jangan sewena-wena memvonis pasien dengan sembarangan karena keduniawian.

Sebagai peruqyah untuk menditeksi keberadaan makhluk halus atau jin dengan adanya bukti berdasarkan dugaan semata, ini merupakan tindakan peruqyah yang telah mengetahui adanya gangguan jin dan sihir berdasarkan petunjuk hati yang sangat kuat namun hal seperti ini dapat di terima. dan yang patut kita pertanyakan adalah sebagian peruqyah yang telah memvonis gejala sakit kepala dengan dugaan kuat bahwa pengaruh jin hal seperti itu tidak mengapa, terkecuali memastikan secara pasti bahwa penyakit yang di deritanya karena ulah jin dan sihir, hal seperti ini tentunya tidak di perbolehkan.


Atau sang peruqyah yang sedang meruqyah dan menimbulkan berontak, bergetar atau kesurupan, hal ini merupakan reaksi ruqyah bahwa pasien tersebut terkena gangguan jin atau sihir. tapi kita tidak boleh memastikan dan mengatakan bahwa tubuhnya ada sesosok jin.


Demikian yang saya jelaskan, untuk yang berada di Cirebon sekitarnya bagi yang ingin melakukan terapi pengobatan ruqyah bisa mengunjungi Ruqyah Cirebon, yang berlokasi di Gerbang Permai Pamengkang, blok i7, kecamatan Mundu, kabupaten Cirebon. Untuk membuat jadwal, atau untuk berkonsultasi terlebih dahulu bisa menghubungi 08312012206 atau kunjungi www.ruqyahcirebon.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "KESALAHPAHAMAN TENTANG RUQYAH YANG TELAH MENYEBAR"

close
Banner iklan disini