Ruqyah Dapat Mengobati Terkena Pelet

Ruqyah Cirebon - Ruqyah Cirebon sering menjadi tempat untuk menyembuhkan seseorang yang terkena sihir dan pelet. Seperti yang kita ketahui, bahwa pelet membuat seseorang menjadi lupa diri dan terus menerus menyebut nama seseorang. Bahkan sikap si pasien berubah menjadi tak terkontrol, enggan beribadah, melakukan hal-hal yang bisa menyakiti dirinya dan lain sebagainya.

Untuk menyembuhkan pasien pelet, maka sebaiknya mencari terapis ruqyah syar’i, supaya bisa berikhtiar mencari kesembuhan sesuai dengan Al-Qur’an dan sunnah.

Ciri-Ciri Terkena Pelet


Baik lelaki maupun perempuan, ciri-ciri yang mereka alami saat terkena pelet sama saja. Yaitu sebagai berikut ini :

  • Memiliki rasa cinta yang menggebu dan tak wajar pada seseorang dan tak tertahankan

  • Memiliki nafsu yang tak tertahan untuk melakukan hubungan intim dengan orang yang dicintai tersebut

  • Muncul rasa rindu yang sangat pada orang yang sudah memeletnya tersebut

  • Sering sekali terasa pusing kepala yang berkepanjangan, terasa sakit pada daerah pundak, lambung yang sakit terus tanpa ada alasan yang bisa dijelaskan medis

  • Sering menangis tanpa sebab yang jelas, apalagi jika sudah membayangkan wajah orang yang tiba-tiba ia cintai dengan mendadak

  • Jadi terobsesi dan juga mau melakukan berbagai hal untuk orang yang sudah memeletnya itu

  • Sepanjang hari merasakan tubuh tidak nyaman dan sakit, namun setelah bertemu dengan orang yang memeletnya ia jadi baik-baik saja

  • Hilang selera makan, bahkan bisa hilang sama sekali dan tidak mau makan

  • Tidak bisa mengetahui kapan sihir pelet itu datang, walau begitu kita bisa melakukan pembentengan diri dan keluarga terdekat dari gangguan sihir pelet yang merugikan. Salah satunya adalah dengan rajin melakukan ibadah, terutama ibadah wajib dan diperbanyak beribadah sunnah. Jangan lupa juga untuk membersihkan hati kita dengan memperbanyak dzikir, mengucap asma Allah, serta hindarkan hati dari amarah, rasa dengki dan juga iri hati.

    Cara Mengobati Orang yang Terkena Pelet


    Sebagai umat Islam, maka kita percaya jika apa yang terjadi adalah kehendak Allah Subhanahu Wa Ta’Alla dan selalu ada hikmah di balik semua musibah. Bahkan setiap masalah yang datang selalu ada penyelesaiannya dan untuk guna-guna dan pelet, metode pengobatannya adalah dengan melakukan terapi ruqyah syariyyah yang sesuai dengan petunjuk Al-Quran dan sunnah.

    Berikut ini adalah rangkaian cara pengobatan orang yang terkena pelet yang biasa dilakukan tim ruqyah Cirebon :

    1. Pasien mandi dengan menggunakan air yang sudah dicampur dengan sejumlah daun bidara. Biasanya disiapkan satu ember air bersih, kemudian dimasukkan sebanyak tujuh lembar daun bidara yang masih hijau ke dalamnya. Caranya:

    - Tumbuk daun bidara sampai lumat, kemudian campurkan ke dalam air mandi di dalam ember tersebut

    - Bacalah ayat-ayat yang sudah dianjurkan di dekat ember air dan lakukan di luar kamar mandi : Bacalah ta’awudz terlebih dahulu, lalu disambung dengan membaca ayat kursi, QS. Al-A’raf dari ayat 117 sampai 122, QS. Yunus dari ayat 79 sampai 82, lanjutkan dengan QS Taha mulai ayat 65 sampai ayat 70, Surat Al-Kafirun, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas.

    - Setelah dibacakan, gunakan gelas kecil untuk mengambil air dan diminum sebanyak tiga kali tegukan

    - Sisa air yang ada di dalam ember gunakan untuk pasien mandi Cara untuk membersihkan sihir ini dilakukan beberapa kali, sampai pengaruh sihir pelet itu benar-benar hilang seluruhnya.

    2. Membacakan beberapa ayat suci Al-Qur’an lalu ditiupkan kepada si pasien.
    Adapun caranya adalah dengan membaca surat Al Fatihah terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dua ayat terakhir surat Al-Baqarah, surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan juga An-Naas. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an tersebut dilakukan sebanyak tiga kali atau lebih juga bisa.
    Setelah membacakan ayat-ayat tersebut, kemudian ditiupkan dan diusapkan ke
    bagian tubuh pasien yang terasa sakit secara perlahan.

    3. Membaca doa-doa yang biasa diucapkan saat menjenguk orang yang sedang
    sakit

    Bagaimana Cara Mencegah Pelet dan Sihir


    Kita memang tak bisa mencegah orang yang berhati dengki untuk tidak melakukan sihir maupun guna-guna, namun tentu saja kita bisa membentengi diri sendiri dan keluarga dari terkena sihir, atau terkena pelet. Adapun cara mencegah pelet dan sihir tersebut adalah :

    1. Senantiasa melakukan semua kewajiban yang telah diperintahkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta ‘Alla. Jauhi hal-hal yang telah Allah larang, jika terlanjur pernah melakukannya maka segera bertaubat dan berjanji tak akan melakukan kesalahan serta dosa yang sama di masa yang akan datang.

    2. Jangan membiarkan anak-anak berkeliaran di luar rumah saat matahari akan terbenam, saat cahaya matahari berwarna oranye menuju gelap. Pada saat itu setan sedang berkeliaran, dan hal ini diriwayatkan dalam sebuah hadits dari HR. Bukhari Muslim.

    3. Bersihkanlah rumah dari berbagai macam patung, gambar makhluk yang bernyawa, serta binatang yang diawetkan. Telah diriwayatkan di dalam hadits bahwa sesungguhnya malaikat pembawa rahmat Allah tidak akan memasuki rumah dengan benda-benda terlarang tersebut. Selain itu juga rumah harus dibersihkan dari berbagai alat yang melalaikan dari ibadah, yakni alat musik.

    4. Biasakan untuk memperbanyak pembacaan Al Qur’an dan jadikan AL Qur’an sebagai dosis dzikir harian yang tak terlewat.

    5. Bentengilah diri dengan doa-doa atau dzikir yang sudah disyariatkan, bukan dzikir jadi-jadian yang malah mengundang jin masuk ke dalam tubuh. Carilah dzikir yang sudah dianjurkan oleh Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wa Sallam seperti dzikir pagi petang, dzikir setelah shalat fardu lima waktu, doa untuk masuk dan doa keluar rumah, doa sebelum masuk ke dalam mesjid dan doa keluar dari mesjid, doa keluar masuk kamar mandi, doa saat kita melihat orang lain terkena musibah dan lain sebagainya.

    Ketahuilah bahwa para dukun tersebut akan sempurna sihirnya jika hati kita lemah, atau jiwa-jiwa yang selalu mendukung syahwat dan hawa nafsu. Itulah mengapa sihir dan pelet sering terjadi pada anak-anak, orang-orang yang bodoh, wanita, orang yang jauh dari agama dan tidak beriman, serta orang-orang pedalaman yang notabene jauh dari agama Islam.

    6. Biasakan untuk menyantap sebanyak 7 butir kurma azwa di pagi hari. Seperti yang diriwayatkan dalam HR Bukhari dan Muslim, bahwa barangsiapa yang mengonsumsi kurma azwa sebanyak 7 butir di pagi hari, maka racun dan sihir tak akan bisa membahayakan ia di hari itu

    Yang jelas, selalu pastikan diri kita selalu berlindung pada Allah, dari berbagai bentuk kedzaliman dan juga berbagai marabahaya.

    Untuk melakukan konsultasi lebih lanjut, hubungi nomor 083120122062 atau bisa juga datang langsung ke Gerbang Permai Pamengkang, blok i7, kecamatan Mundu, kabupaten Cirebon. Ruqyah Cirebon selalu terbuka untuk membantu penyembuhan pasien pelet dengan cara yang syar’i, sesuai Al-Qur’an dan sunnah.