Syarat Melakukan Ruqyah di Cirebon - Ruqyah di Cirebon

20 Apr 2022

Syarat Melakukan Ruqyah di Cirebon

    Syarat Melakukan Ruqyah di Cirebon

    Ruqyah dalam Islam adalah pembacaan Doa yang bersumber dari Ayat-Ayat suci Al-Qur'an, penggunaan doa-doa otentik dan mencari perlindungan kepada Allah (SWT) menggunakan Nama dan Sifat-Nya Yang Sempurna. Semua ini adalah sarana pengobatan bagi seseorang yang menderita penyakit seperti Mata Jahat, Iri, Kerasukan Jin, Ilmu Hitam atau penyakit lainnya seperti demam, depresi, kanker dll.

    Jenis Ruqyah dan Syaratnya

    Ruqyah ada 2 macam :

    1. Ruqya Syar'iyyah
    2. Ruqya Syirk'iyyah

    Ruqyah Syar'iyyah ini adalah Ruqyah yang bebas dari segala bentuk syirik (menyekutukan Allah) dan berkisar pada pembacaan Al-Qur'an, penggunaan doa-doa otentik dan mencari bantuan dan perlindungan hanya kepada Allah (SWT). Ruqyah Syar'iyyah harus memenuhi 3 syarat seperti yang disebutkan oleh para ulama, dan dari kesepakatan mereka bahwa legalisasi Ruqyah tercapai ketika 3 syarat terpenuhi. Yaitu:

    • Harus dengan kalimat-kalimat Allah (Al-Qur'an), nama-namanya dan sifat-sifatnya.
    • Harus dalam bahasa Arab atau bahasa yang dipahami dengan jelas oleh masyarakat.
    • Percaya bahwa ruqyah yang dilakukan tidak memiliki manfaat dengan sendirinya, tetapi manfaat dan obatnya hanya dari Allah.

    Bukti dapat ditemukan dalam Sunnah Nabi tentang diperbolehkannya Ruqyah hal ini dianjurkan dalam hadits berikut:

    Awf Ibn Malik al-Ashja'i (RAA) meriwayatkan bahwa dia berkata kepada Nabi : 

    “Ya Rasulullah! Kami biasa melakukan Ruqyah pada masa Jahiliyyah (zaman pra-Islam). Apa yang kamu pikirkan tentang itu?" Beliau menjawab: "Berikan Ruqyah-mu kepadaku, tidak apa-apa selama tidak berhubungan dengan Syirik." (Sahih Muslim)

    Oleh karena itu, Ruqyah Syar'iyyah diperbolehkan dan legal dalam Islam.

    Ruqyah Syirik'iyyah

    Ruqyah jenis ini menyebabkan dosa dan kehancuran pada mereka karena melibatkan menyeru selain Allah (SWT). Ini memerlukan bantuan dari Jin, Penyihir, Horoskop, Mantra & Jimat dll. Oleh karena itu, jelas bahwa praktiknya dilarang sepenuhnya dalam Islam, yang terbukti dari Hadits Nabi di atas.

    Siapakah yang Bisa Melakukan Ruqyah

    Para ulama menyebutkan bahwa ruqyah bukanlah amalan yang hanya dapat dilakukan oleh individu atau individu tertentu saja, melainkan siapa saja dapat melakukan ruqyah kepada diri sendiri atau orang lain. Bisa jadi seorang laki-laki bisa ruqyah kepada seorang wanita dan seorang istri bisa melakukan ruqyah kepada suaminya dan tidak diragukan lagi ketakwaan membawa kebaikan. Allah (SWT) berfirman dalam Al-Qur'an: 

    “Sesungguhnya Allah menerima dari orang-orang Muttaqien” (Al-Ma'idah: 27)

    Peruqyah yang Berdedikasi

    Keikhlasan niat

    Semua pembelajaran dan tindakan harus dilakukan demi Allah semata dan sesuai dengan Sunnah Nabi . Diriwayatkan dari Amirul Mukminin, Abu Hafs, Umar bin Khattab (RAA), bahwa dia berkata: 

    "Saya mendengar Rasulullah bersabda: mendapatkan apa yang dia niatkan. Barang siapa yang hijrah karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya itu karena Allah dan Rasul-Nya. Barang siapa yang hijrah karena suatu kepentingan dunia atau karena ingin menikahi seorang wanita, maka hijrahnya itu untuk demi apapun dia hijrah.” (Bukhori & Muslim)

    Diriwayatkan oleh Ibu Mukminin, Aisyah (RA), yang berkata: Rasulullah bersabda: 

    “Barang siapa yang membuat sesuatu yang baru dalam urusan kita ini (Islam) yang bukan darinya, maka ia ditolak (oleh Allah) .(Bukhari)

    Pengetahuan

    Ilmu itu ada 2 macam :

    Ilmu keislaman yang meliputi ilmu tauhid, ilmu halal dan haram, ilmu akhirat dan sebagainya.

    Pengetahuan duniawi seperti pengetahuan tentang manusia dan sifat-sifat mereka yang berbeda dan cabang-cabang pengetahuan lain yang terhubung dengan kehidupan duniawi ini.

    Orang yang ingin memperlakukan orang lain harus memiliki dua jenis pengetahuan ini. Dia juga harus memiliki pengalaman yang membuatnya memenuhi syarat untuk memperlakukan orang. Ini termasuk pengetahuan tentang jin dan setan dan cara-cara mereka, pengetahuan tentang bagaimana menghadapi mereka dan pengetahuan tentang pasien dan hubungan mereka dengan Allah (SWT). Orang yang ingin memperlakukan orang lain juga harus sadar dan bertakwa baik lahir maupun batin. Dia harus teratur dalam melakukan ibadah dan harus berusaha untuk meningkatkan dengan menawarkan tindakan ibadah yang direkomendasikan juga jika memungkinkan. Semua ini mengganggu dan mengalahkan Syetan

    Penyakit mental mirip dengan penyakit yang disebabkan oleh kesurupan jin yang menyebabkan beberapa orang mengacaukan masalah penyakit mental dengan penyakit yang disebabkan oleh jin, mata jahat atau sihir. Oleh karena itu penting untuk dapat membedakan antara keduanya.

    Bagaimana Penyakit Diagnosis

    Dalam kasus di mana penyakit disebabkan oleh jin, seperti halnya semua jenis penyakit medis, penting untuk mendiagnosis masalah dengan mencari tahu apa penyebabnya. Setelah praktisi menyadari alasan orang tersebut menderita penyakit tersebut, barulah ia dapat mulai merawat pasien. Jika pasien terpengaruh karena sihir, praktisi akan menawarkan obat yang menangani sihir. Jika penyakit itu disebabkan oleh mata jahat, ia akan menggunakan obat yang berhubungan dengan mata jahat dan seterusnya. Dalam setiap kasus ia akan menggunakan perawatan yang sesuai yang dibutuhkan.

    Apa yang Harus diwaspadai Oleh Peruqyah

    Di bawah ini adalah gambaran umum dari beberapa poin yang peruqyah harus temukan jawabannya saat mendiagnosis seseorang:

    • Jenis penyakit yang diderita orang tersebut.
    • Ketika penyakit atau masalah ini dimulai.
    • Dari setiap mimpi yang dialami pasien, praktisi mungkin dapat mendiagnosis penyebab masalahnya. Ini akan membantu menjelaskan apakah penderitaan itu disebabkan sebagai tindakan balas dendam, kasus cinta atau disebabkan oleh sihir dll.
    • Apakah pasien merasa tidak mampu mengingat Allah, membaca Al-Qur'an atau mendengarkan Al-Qur'an?
    • Apakah pasien mengantuk atau mengantuk. Jika ya, jam berapa?
    • Apakah pasien merasakan nyeri di sekujur tubuh atau mati rasa di area pribadi?
    • Apakah pasien merasa ingin menangis tanpa alasan?
    • Apakah pasien merasakan sesak yang luar biasa di dada?
    • Apakah pasien mengalami sakit kepala terus menerus yang tidak hilang dengan obat penghilang rasa sakit?
    • Apakah ada ketidakteraturan menstruasi pada wanita?
    Itulah beberapa poin yang harus peruqyah ketahui sebelumnya.

    Demikian artikel yang kami sampaikan semoga bermanfaat bagi anda semua.

    ***CATATAN PENTING DARI PERUQYAH CIREBON***

    Ini adalah beberapa penyampaian penting yang perlu diingat bagi anda yang ingin ditangani oleh peruqyah profesional Dedi Natadiningrat Berikut di bawah ini syaratnya :

    1. Bicara Sopan dan Santun (lemah lembut)
    2. Dilarang Membicarakan Kekayaan yang dimiliki
    3. Dilarang Berdebat/Debat Kusir
    4. Tidak Menjanggel atau membantah ketika peruqyah memberikan saran dan nasihat
    5. Selalu Merendah Walaupun PEJABAT TINGGI BAHKAN PRESIDEN
    Jika Syarat di atas tidak terpenuhi, mohon maaf jika terhambat dalam pengobatan.

    © Copyright - Ruqyah di Cirebon