Doa Rasulullah Untuk Yang Menderita Penyakit Berat Termasuk Covid 19 - Ruqyah di Cirebon

29 Des 2020

Doa Rasulullah Untuk Yang Menderita Penyakit Berat Termasuk Covid 19

    Doa Rasulullah Untuk Yang Menderita Penyakit Berat Termasuk Covid 19

    Doa Rasulullah Untuk Yang Menderita Penyakit Berat Termasuk Covid 19- Islam sebagai agama yang memberikan rahmat untuk semua umat. Mengajarkan berbagai doa untuk menghadapi masalah.

    Salah satunya masalah Penyakit, terutama pada masa pandemi seperti ini  hampir tiap hari terdengar orang di sekitar, satu persatu berguguran melawan penyakit yang dengan cepat menyebar serta mematikan.

    Salah satu amalan yang diajarkan adalah menghadapi musibah yang terjadi, salah satunya musibah penyakit. Doa untuk menghadapi Penyakit berat seperti terinfeksi virus yang mematikan ini pun diajarkan dalam Islam.

    Doa inilah yang seharusnya sering diucapkan baik lisan maupun dalam hati, agar lebih sabar dan tenang saat menjalani musibah. Dengan doa dan pengobatan yang tepat diharapkan penyakit yang dialami segera sembuh.

     Berikut ini amalan dan Doa Rasulullah Untuk Yang Penderita Penyakit Berat

    • Sabar

    Sabar menjadi hal penting yang harus dilakukan bagi setiap orang apa pun kondisinya, terutama saat ditimpa musibah seperti sakit berat atau tertular penyakit. Salah satunya penyakit berat Covid 19.

    Seperti yang disebutkan daam surat QS. AL baqoroh ayat 155 dan 156

    “Sampaikan lah kabar gembira pada mereka yang sabar. Yaitu orang yang tertimpa musibah lalu mereka berkata : sesungguhnya semua ini adalah milik Allah dan sungguh kepada Nya lah kita akan kembali.”

    Setiap makhluk yang ada di dunia ini memiliki cobaan masing-masing. Sakit adalah musibah yang diberikan sebagai cobaan pada beberapa orang. Dengan sabar maka cobaan yang dilalui dapat diatasi dan mendapatkan ganjaran pahala.

    Maka sudah seharusnya saat sakit seseorang itu bersabar menjalani penyakitnya hingga diberikan kesembuhan. Jadikan penyakit yang dialami menjadi sebuah ladang amal untuk mendekatkan diri pada sang pencipta.

    • Ikhlas

    Ikhlas sebuah adalah sebuah sikap yang menerima semua ketentuan yang telah ditentukan oleh sang pencipta dalam sebuah jalan kehidupan yang disebut sebagai takdir. Apa pun yang diberikan adalah sebuah jalan terbaik.

    Seperti yang disebutkan dalam sebuah ayat Alquran surat Al Bayyinah ayat 5 :

    “Bahwa Solat yang ku lakukan, ibadah yang kulakukan. Hidup beserta mati ku adalah untuk Allah pemilik semesta alam.”

    Dengan sikap yang ikhlas maka sakit tidak akan terasa berat untuk dijalani. Bahkan akan menjadi sebuah ladang amal ibadah untuk mendapatkan tambahan pahala dari tuhan pemilik alam semesta.

    Meskipun tak mudah tetapi dengan niat sungguh-sungguh maka penyakit apa pun akan bisa dilewati. Apalagi dengan tambahan Doa Rasulullah Untuk Yang Menderita Penyakit Berat maka semua akan terasa lebih ringan.

    • Tawakal

    Tawakal dalam Islam di sebutkan dalam surat At Tauabah ayat 51

    “Segala musibah apa pun tidak akan terjadi kecuali sudah ditentukan oleh Allah.  Hanya kepada Nya lah kami berlindung dan hanya kepada Allah kami bertakwal. “

    Saat sakit berserah diri pada ketentuan Allah menjadi hal yang wajib dilakukan. Tetapi bukan berarti berdiam diri pasrah menerima penyakit yang ada. Seseorang yang sakit diwajibkan untuk beristirahat mencari pengobatan yang tepat.

    Hasil ikhtiar yang dilakukan menjadi keputusan Allah. Tetapi orang beriman diharuskan yakin keputusan Allah adalah yang terbaik, setelah melakukan usaha yang cukup sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya.

    Jika hanya diam tanpa usaha untuk mendapatkan kesembuhan maka ini belum disebut sebagai sebuah sikap tawakal. Setiap kita wajib mengerti dan menjalani segalanya dengan maksimal dan sungguh-sungguh.

    • Berdoa

    Berdoa menjadi amalan berikutnya yang dianjurkan saat sakit. Dengan berdoa orang yang sedang sakit memohon kesembuhan dari yang maha kuasa untuk mendapatkan kesembuhan. Tentu saja setelah melakukan ikhtiar yang cukup seperti di dijelaskan di atas.

    Ada beberapa Doa Rasulullah untuk menderita penyakit berat yang bisa dibaca bagi orang yang sedang saki mau pun orang yang dating membesuk. Doa ini dibaca berulang-ulang tanpa henti sampai Allah memberikan kesembuhan.

    Ini beberapa doa tersebut :

    Selain itu Rasulullah juga mengajarkan ucapan-ucapan yang baik untuk di sebut, saat sehat mau pun sakit. Ini akan membantu seorang hamba untuk lebih dekat dengan tuhannya. Ucapan itu seperti :

    ·               Tasbih

    ·               Istgfar yang diajarkan Nabi Adam AS

    ·               Istigfar yang diajarkan Nabi Muhammad SAW

    BACA JUGA : CARA MEMBANGUN BENTENG ATAU PRISAI GAIB

    Doa dan ucapan ini bisa membantu orang sakit termasuk pasien covid 19 menjadi lebih tenang dan sabar dalam menjalani penyakitnya. Hingga Allah menakdirkan untuk mengangkat penyakitnya dan memberikan kesembuhan.

    Tetapi jika penyakit belum sembuh atau menjadi lebih berat, bukan berati doa dan lafal yang diucapkan berkali-kali tidak didengar oleh Allah. Hanya saja ada rencana yang lebih baik yang telah di siapkan di luar nalar manusia.

    Sebagai orang beriman kita harus yakin dan percaya pada rencana yang telah di siapkan oleh Allah untuk masing-masing Hambanya adalah jalan yang terbaik. sebagai manusia kadang kita terlalu mudah berprasangka.

    • Introspeksi diri

    Doa Rasulullah untuk penderita penyakit berat sebaiknya terus dibaca. Jadikan saat ini sebagai waktu untuk merenung dan menyesali semua kesahan yang pernah dilakukan. Agar jadi penghapus dosa dan kesalahan.

    Selanjutnya memohon ampunan atas semua yang pernah dilakukan serta bertobat dan berjanji tidak melakukan kesalahan kembali. Karena penyakit yang diberikan kadang untuk menghapus segala dosa yang pernah dilakukan.

    Saat sakit menjadi saat yang banyak digunakan orang untuk merenung dan menyadari semua kesalahan. Saat nanti diberikan kesembuhan maka akan menjadi manusia yang lebih baik dan terhindar dari dosa-dosa berikutnya.

    • Berpikiran positif

    Saat merenungi semua kesalahan jangan sampai jatuh pada pikiran negatif dan menjadi tidak bersemangat. Tetapi sebaliknya harus berpikiran positif menghadapi semua hal yang terjadi saat penyakit sedang dihadapi.

    Dengan begini maka segala penyakit yang dialami akan terasa lebih ringan. Semangat untuk sembuh pun akan muncul. Karena Allah akan selalu bersama hambanya yang ingat kepadanya saat apa pun kondisi yang dialaminya. Apalagi jika rajin mengucap Doa Rasulullah untuk penderita penyakit berat.

    Seperti pada surat At Taubah ayat 40

    “Janganlah kamu bersedih, sesungguhnya Allah selalu bersama kamu.”

    Dari ayat itu jelaslah sesungguhnya Allah tidak pernah meninggalkan hambanya. Hanya saja kita yang kadang lalai dan lupa untuk memuji dan mendekat pada sang pemilik alam semesta. Dengan sakit kita memiliki waktu untuk mendekat pada yang kuasa.

    Jadi selalu berpikir positif bahwa semua hal yang terjadi semata karena Allah mengizinkan. Tak ada yang bisa menghindar dari takdir  yang tetalah ditentukan. Jadi selalu ingat dan berpikir positif bahwa Allah mencintai hambanya.

    Semua orang pasti pernah mengalami sakit. Hanya saja kadar penyakitnya yang berbeda-beda. Untuk penyakit berat atau saat tertular covid 19 tentunya harus lebih bersabar menjalaninya. Kesembuhan pasti akan datang saat Allah mengizinkan.

    Jangan pernah putus dari rahmat Allah. Semua yang terjadi hannyalah musibah untuk menghapus semua dosa sebagai manusia kita hanya perlu menjalaninya. Tetap berusaha dan terus ucapkan Doa Rasulullah untuk penderita penyakit berat.

    © Copyright - Ruqyah di Cirebon