Doa untuk Orang Sakit Sesuai Ajaran Islam Nabi Muhammad - Ruqyah di Cirebon

19 Nov 2021

Doa untuk Orang Sakit Sesuai Ajaran Islam Nabi Muhammad

    Doa untuk Orang Sakit Sesuai Ajaran Islam Nabi Muhammad

    Doa untuk Orang Sakit Sesuai Ajaran Islam Nabi Muhammad - Doa untuk orang sakit menurut hukum Islam serta mengikuti teladan dan ajaran Nabi Muhammad, serta mengutip dari sumber Alquran. Dalam sejumlah riwayat, Nabi sering melakukan salat ketika keluarga atau sahabatnya sakit. Bahkan ada doa memohon kesembuhan untuk diri sendiri.

    Dia mengajar untuk menahan tempat yang sakit dan membaca Doa untuk Orang Sakit yang diulang-ulang. Sebagaimana diketahui, berdoa adalah salah satu bentuk memohon. Perbuatan baik yang diucapkan oleh umat Islam sebagai bentuk ketaatan dan keimanan kepada Sang Pencipta. Apalagi mengingat menurut keyakinan umat Islam, sakit adalah salah satu dosa.

    Selama sakit alangkah baiknya untuk berdzikir dan mengingat Allah SWT. Ini bertujuan untuk mengangkat rasa sakit dan meminta pengampunan. Selain itu, mendoakan yang sakit agar segera sembuh, tentu membawa pahala. Sejumlah doa yang diajarkan Rasulullah SAW saat menjenguk orang sakit. Berikut ini adalah doa untuk orang sakit menurut hukum Islam.

    Doa Agar yang Sakit Cepat Sembuh

    Mengutip dari sumber Kitab Al-Adzkar, Imam An-Nawawi menceritakan sejumlah riwayat ketika Nabi SAW menjenguk sahabatnya yang sakit. Berikut ini adalah doa yang dibacakan oleh Nabi Muhammad SAW sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Aisyah RA:

    اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شَافِيَ إلَّا أَنْتَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقْمًا

    Artinya: "Ya Tuhanku, Tuhan umat manusia, hilangkan penyakit ini. Berikanlah kesembuhan karena Engkau adalah maha penyembuh. Tidak ada yang bisa menyembuhkan penyakit kecuali Engkau dengan kesembuhan yang tidak meninggalkan rasa sakit ini."

    Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW mengucapkan doa untuk salah satu sahabatnya yang melakukan ruqyah:

    امْسَحِ الْبَأْسَ رَبَّ النَّاسِ بِيَدِك الشِّفَاءُ لَا كَاشِفَ لَهُ إلَّا أَنْتَ

    Artinya, "Ya Tuhan umat manusia, singkirkanlah penyakit ini. Di tangan-Mu ada kesembuhan. Takan pernah ada yang bisa mengangkatnya selain Engkau."

    BACA JUGA : CARA MENDOAKAN ORANG SAKIT JARAK JAUH

    Doa Orang Sakit Sesuai As-Sunnah

    Abu Dawud dan At-Tirmidzi meriwayatkan bahwa Rasulullah (SAW) juga membacakan doa untuk orang sakit, sampai dia membacanya tujuh kali. Dia bahkan merekomendasikan membaca.

    Berikut bacaan doanya:

    أَسْأَلُ اللهَ العَظِيْمَ رَبَ العَرْشِ العَظِيْمِ أَنْ يَشْفِيَكَ

    Artinya, “Aku memohon kepada Allah s.w.t yang maha agung, Tuhan singgasana agung untuk menyembuhkanmu,” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 114).

    Dalam riwayat Imam Bukhari dari Ibnu Abbas RA, bahwa Nabi pernah mengunjungi seorang Badui yang sedang demam. Dia membacakan doa, yang sifatnya relatif. Bisa dibangkitkan untuk penyakit apapun.

    لَا بَأْسَ طَهُوْرٌ إِنْ شَاءَ اللهُ

    Artinya: “(Mudah-mudahan) tidak apa-apa (sakit), semoga suci dengan izin Allah s.w.t,” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 115 ).

    Menyebutkan Nama dalam Doa Orang Sakit

    Selain memohon kesembuhan, doa untuk orang sakit ini juga dapat disertai dengan permohonan ampunan dan perlindungan. Agar tubuh tidak kembali sakit. Rasulullah SAW pernah mengunjungi sahabat Salman Al-Farisi RA sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Sunni. Ia pun menyematkan nama temannya, sebagai berikut:

    شَفَى اللهُ سَقَمَكَ، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَعَافَاكَ فِي دِيْنِكَ وَجِسْمِكَ إِلَى مُدَّةِ أَجَلِكَ

    Artinya: “Wahai (sebutkan nama orang yang sakit), semoga Allah menyembuhkanmu, mengampuni dosa-dosamu, dan memberi manfaat bagimu dari segi agama dan fisikmu sepanjang hidupmu,” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus] : Darul Mallah, 1971 M/ 1391 H], halaman 115).

    Rasulullah SAW bahkan membacakan doa untuk orang yang sakit, dengan cara mengulang-ulang nama orang yang bersangkutan.

    Ini seperti yang terjadi ketika Nabi mengunjungi Sa'ad bin Abi Waqqasah. Nabi SAW selalu menyebut nama Said saat berdoa. Ada juga doa sebagai berikut:

    اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا، اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا، اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا

    Artinya: "Ya Tuhanku, sembuhkan Sa'ad. Ya Tuhanku, sembuhkan Sa'ad. Ya Tuhanku, sembuhkan Sa'ad."

    Doa agar Penyakitnya Hilang

    Imam Nawawi dalam karyanya yang berjudul Kitab Al-Adzkar menjelaskan, salah satu doa yang pernah dibacakan Nabi Muhammad SAW adalah memohon kepada Allah SWT untuk menghilangkan penyakit yang diderita keluarganya.

    Adapun bacaan doanya adalah sebagai berikut:

    اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شَافِيَ إلَّا أَنْتَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقْمًا

    Allāhumma rabban nāsi, adzhibil ba'sa. isyfi. Antas Syafii. Lā syāfiya illa anta syifā'an lā yughādiru saqaman.

    Artinya: "Ya Tuhanku, Tuhan umat manusia, hilangkan penyakit. Beri kesembuhan karena Engkau adalah penyembuh. Tidak ada yang bisa menyembuhkan penyakit kecuali Engkau dengan kesembuhan yang tidak meninggalkan rasa sakit."

    Doa agar Penyakit Dihilangkan, Dibaca Tujuh Kali

    Dalam riwayat lain dijelaskan bahwa Nabi pernah membaca doa dengan harapan Allah SWT dapat mengangkat penyakit seseorang. Abu Dawud dan At-Tirmidzi meriwayatkan bahwa Rasulullah merekomendasikan agar doa ini dibaca tujuh kali di hadapan orang sakit. Berikut bacaan doanya:

    أَسْأَلُ اللهَ العَظِيْمَ رَبَ العَرْشِ العَظِيْمِ أَنْ يَشْفِيَكَ

    As'alullāhal azhīma rabbal 'arsyil 'azhimi an yassfiyaka.

    Artinya: “Aku memohon kepada Allah Yang Maha Agung, Tuhan arsy yang agung untuk menyembuhkanmu.”

    Sholat Alternatif Segala Macam Penyakit

    Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Ibnu Abbas RA disebutkan bahwa Rasulullah SAW menjenguk seorang Badui yang sedang demam. Selanjutnya, Nabi membacakan doa untuknya. Pengucapan doa ini kemudian dianggap sebagai doa alternatif yang dapat dibaca untuk penyakit apa pun, sebagai berikut:

    لَا بَأْسَ طَهُوْرٌ إِنْ شَاءَ اللهُ

    La ba'sa tahirun insya'allah.

    Artinya : “(Mudah-mudahan) tidak apa-apa (sakit), semoga suci dengan izin Allah.”

    BACA JUGA : KHASIAT DAN MANFAAT AL-FATIHAH DAN CERITA SAHABAT NABI MERUQYAH KEPALA KAMPUNG 

    Doa Nabi Saat Merukiah

    Sebuah riwayat menceritakan bahwa Nabi pernah berdoa kepada Allah SWT untuk menghilangkan penyakit yang diderita oleh seorang sahabat. Doa dibaca sambil meruqyah sahabat. Adapun bacaan doanya adalah sebagai berikut:

    امْسَحِ الْبَأْسَ رَبَّ النَّاسِ بِيَدِك الشِّفَاءُ لَا كَاشِفَ لَهُ إلَّا أَنْتَ

    Imsahil ba'sa rabban nasi. Bi yadikas syifā'u. La kasyifa lahi illa anta.

    Artinya: “Ya Tuhan umat manusia, hapuskan penyakit ini. Di tangan-Mu ada kesembuhan. Tidak ada yang bisa mengangkatnya selain Engkau.”

    Doa Pengampunan Dosa dan Perlindungan Bagi yang Sakit

    Selain memohon kepada Allah SWT untuk memberikan kesembuhan, kita juga dapat membaca doa pengampunan dosa dan perlindungan agama dan fisik bagi yang sakit. Doa ini dibacakan oleh Nabi Muhammad SAW ketika mengunjungi sahabat Salman Al-Farisi RA seperti yang dijelaskan dalam riwayat Ibnu Sunni.

    Bacaan doa untuk orang sakit adalah sebagai berikut:

    شَفَى اللهُ سَقَمَكَ، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَعَافَاكَ فِي دِيْنِكَ وَجِسْمِكَ إِلَى مُدَّةِ أَجَلِكَ

    Syafākallāhu saqamaka, wa ghafara dzanbaka, wa ‘āfāka fī dīnika wa jismika ilā muddati ajalika.

    Artinya: “Wahai (sebutkan orang yang sakit itu), semoga Allah menyembuhkanmu, mengampuni dosa-dosamu, dan memberi manfaat bagimu dari segi agama dan fisikmu sepanjang hidupmu.” Nah itu saja mengenai Doa untuk Orang Sakit sesuai ajaran islam Nabi Muhammad yang dapat kami rangkum. Semoga artikel ini bermanfaat.

    © Copyright - Ruqyah di Cirebon